GpriTSCiTpG5GSY9TpMoGfO9TY==

Google Rilis Fitur Deteksi Panggilan Palsu di Phone by Google, Lawan Penipuan Deepfake AI

Google Rilis Fitur Deteksi Panggilan Palsu di Phone by Google, Lawan Penipuan Deepfake AI
Google Rilis Fitur Deteksi Panggilan Palsu di Phone by Google, Lawan Penipuan Deepfake AI

NGANJUKTERKINI.ID — Google resmi meluncurkan fitur baru untuk memperkuat keamanan pengguna dari ancaman penipuan berbasis teknologi canggih.

Fitur tersebut hadir di aplikasi Phone by Google dengan kemampuan mendeteksi panggilan palsu yang kini makin marak memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

Langkah ini diambil untuk menghadapi meningkatnya kasus penipuan yang oleh perusahaan disebut sebagai “ancaman penipuan peniruan identitas yang semakin meningkat”, yang kini banyak menggunakan teknologi deepfake AI untuk meniru suara dan identitas seseorang secara meyakinkan.

Modus penipuan semakin canggih dengan deepfake AI

Google menjelaskan bahwa praktik penipuan ini dilakukan dengan memalsukan nomor telepon agar terlihat seolah-olah berasal dari orang yang dikenal korban, seperti anggota keluarga. Teknik ini dilakukan dengan “mengalihkan panggilan melalui perangkat lunak berbasis internet agar tampak seolah-olah panggilan tersebut berasal dari kontak yang dikenal”.

Lebih jauh, para pelaku juga memanfaatkan teknologi deepfake AI yang kini “mudah diakses” untuk meniru suara tokoh otoritas, atasan, hingga anggota keluarga secara sangat realistis. Bahkan, menurut Google, tingkat kemiripan suara hasil deepfake saat ini sudah sangat sulit dibedakan dari suara manusia asli.

Sistem deteksi bekerja otomatis dan terenkripsi

Untuk mengatasi hal tersebut, fitur deteksi panggilan palsu di Phone by Google bekerja dengan sistem verifikasi langsung antar perangkat. Jika kedua pengguna menggunakan aplikasi yang sama, sistem akan saling berkomunikasi secara diam-diam untuk memastikan bahwa panggilan benar-benar terjadi antara pihak yang sah.

Proses ini berlangsung melalui RCS yang telah dienkripsi end-to-end sehingga tetap menjaga privasi pengguna. Dengan mekanisme ini, data panggilan tidak mudah disusupi pihak ketiga.

Peringatan real-time saat terdeteksi penyamaran

Dilansir dari GSM Arena, jika ada upaya penipuan yang menyamar sebagai kontak asli, sistem akan mendeteksi hilangnya sinyal verifikasi tersebut. Saat itu terjadi, aplikasi Phone by Google akan langsung menampilkan peringatan kepada pengguna.

Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna menghindari penipuan berbasis deepfake dan pemalsuan identitas secara langsung saat panggilan berlangsung, bukan setelah kejadian.

Tersedia otomatis di Android terbaru

Fitur deteksi panggilan palsu ini akan aktif secara default, namun pengguna tetap dapat menonaktifkannya melalui pengaturan aplikasi jika diperlukan. Peluncurannya dilakukan secara global mulai bulan ini.

Android versi 12 ke atas menjadi sistem operasi yang pertama mendapatkan dukungan fitur ini. Sementara itu, perangkat Google Pixel menjadi lini pertama yang lebih dulu menerima pembaruan tersebut.

Bagi pengguna Android yang belum menggunakan aplikasi telepon bawaan Google, fitur ini tetap bisa dinikmati dengan mengunduh Phone by Google melalui Play Store dan menjadikannya aplikasi telepon utama di perangkat.

toto

Ketik kata kunci lalu Enter

close